Mau beli rumah dalam 40hari???

Jumat, 19 Maret 2010













Berikut ini adalah sebuah absence system yang kami buat. Pada absence ini kami mencoba menggunakan Software JAVA dan menggunakan Database MYSQL. Absence system ini menggunakan layer touch screen, yang dapat mempermudah penggunanya. Tampilan layar utama bisa kita lihat pada gambar 1.

Konsep awal dari absence system ini adalah dengan memindai (scan) tulang rangka kepala dari seorang manusia. Mungkin orang awam akan lebih familiar dengan istilah scan wajah. Namun sebenarnya, persepsi tersebut salah, karena bagian yang di pindai / di scan bukanlah wajahnya, namun tulang rangka kepalanya. Mengapa? Karena bentuk wajah manusia semakin lama akan semakin berubah secara bentuk, sedangkan tulang rangka kepala manusia tidak akan berubah bentuknya.

Mari kita bahas tampilan utama dari absence pada gambar 1. Ada 2 buah menu utama di atas, yaitu menu employee, yang akan digunakan oleh karyawan yang bekerja, dan juga menu guest, yang akan digunakan untuk tamu / visitor yang datang ke perusahaan tersebut. Di pojok kiri atas, terdapat sebuah lampu panjang yang berfungsi untuk memindai wajah dari orang yang berdiri di depannya, yang nantinya dari hasil pemindaian tersebut akan dimunculkan informasi-informasi di dalam kotak yang berada di bagian kiri bawah absence tersebut. Mari kita bahas satu per satu, mulai dai menu employee.

Menu Employee

Pada saat karyawan datang, mereka harus memilih menu employee. Setelah itu akan ada perintah untuk memasukkan Nomor Induk Karyawan (NIK) yang mereka punya, untuk dicek apakah NIK dan wajah nya cocok. Lihat Gambar 2.

Setelah mereka selesai memasukkan NIK mereka, maka lampu pada mesin absen ini akan bergerak turun ke bawah, dan akan naik kembali ke posisi awal, untuk memindai wajah dari karyawan tersebut. Lihat Gambar 3.

Jika cocok, maka mesin absen ini akan memberikan informasi nama, divisi / bagian, dan jam masuk dari karyawan tersebut, lihat Gambar 4. Dan pintu utama akan secara otomatis terbuka.

Salah satu kelebihan dari mesin absen ini adalah, mesin ini terhubung dengan pintu utama dari perusahaan yang menggunakan mesin ini. Jika data yang kita masukkan benar dan cocok ketika dipindai oleh mesin ini, maka pintu akan terbuka secara otomatis. Tapi jika data yang kita masukkan dengan hasil pindaian dari mesin ini berbeda, maka pintu tidak akan terbuka. Jadi mesin ini disamping digunakan sebagai mesin absen, mesin ini juga berfungsi sebagai alat keamanan.

Tampilan pada Gambar 5 adalah jika data yang dimasukkan dengan hasil pindaian tidak cocok. Maka mesin akan meminta ulang untuk memasukkan data lagi, dan akan dipindai lagi.








Menu Guest

Jika yang datang adalah tamu / visitor maka mereka harus memilih menu guest. Pada umumnya sekarang ini, jika ada tamu datang untuk bertamu ke sebuah perusahaan, maka tamu tersebut harus mengisi buku tamu dan meninggalkan tanda pengenal. Hal tersebut terlalu rumit, dan dapat menyebabkan kekeliruan serta sembarang orang bisa masuk. Tapi dengan mesin ini, hal tersebut akan kami coba perbaiki. Lihat Gambar 6.

Setelah kita memilih menu guest, maka kita harus memasukkan password dari mesin ini. Di sinilah peranan dari seorang security / keamanan menjadi sangat penting. Pasalnya yang boleh mengetahui password ini hanyalah keamanan dari perusahaan tersebut. Hal ini digunakan untuk mengurangi kemungkinan sembarang orang masuk tanpa ijin. Lihat Gambar 7.

Jika keamanan tersebut salah memasukkan password, akan muncul sebuah tulisan peringatan dan perintah untuk memasukkan ulang passwordnya. Lihat Gambar 8.

Jika password yang dimasukkan benar, dan ketika dipindai cocok dengan database yang ada, maka mesin akan memunculkan informasi mengenai tamu yang akan masuk, berupa nama, alamat, dan jam masuk dari tamu tersebut. Dan pintu utama akan secara otomatis terbuka, dan tamu tidak perlu repot-repot meninggalkan identitasnya, karena sudah tercatat secara otomatis di dalam database mesin ini. Lihat Gambar 9.
Dalam hal ini, kta harus menggunakan database yang baik dan lengkap untuk menyempurnakan penggunaan mesin ini. Karena kita harus punya data-data yang lengkap untuk kependudukan di Indonesia. Dalam hal ini kita mencoba menggunakan database kependudukan milik pemerintah pusat Indonesia, untuk memiliki data-data yang lengkap mengenai kependudukan di Indonesia.

Tetapi jika tamu tersebut selesai dipindai dan mesin tidak mempunyai data mengenai orang tersebut, maka mesin tidak akan membiarkan orang ini masuk, dan pintu utama tidak akan terbuka. Hal ini dibuat untuk menjaga keamanan dari gedung tersebut, sehingga tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam perusahaan ini. Lihat Gambar 10.

Inilah kelebihan lain daripada mesin ini, selain menyimpan database karyawan, kependudukan masyarakat Indonesia, mesin ini juga menyimpan database dari POLRI, dimana data yang disimpan adalah data-data orang yang buron / orang-orang yang dicari pihak kepolisian, karena sebuah kasus kejahatan.

Sebagai contoh kita ambil seorang teroris bom Noordin M Top, orang yang paling dicari oleh POLRI. Ketika mesin memindai orang ini, dan mesin membaca dari database nya bahwa dia adalah seorang penjahat, maka mesin akan secara otomatis merubah layar utamanya dan akan membunyikan alarm untuk satu gedung, untuk menandakan bahwa ada penjahat. Bagaimanapun penjahat ini berusaha menyamar dan merubah tampilan wajahnya, mesin akan tetap bisa mengenali orang tersebut, karena sekali lagi, yang dipindai adalah tulang rangka kepalanya, bukan wajahnya. Dan tentu saja, pintu utama akan tertutup rapat secara otomatis. Lihat Gambar 11.

Untuk Alur Program / Flowchart dari mesin ini bisa dilihat pada Gambar 12.

Original Design by Vemby Stephanus

Kamis, 18 Maret 2010

Karikatur Bahasa Indonesia


Karikatur di atas adalah mengenai keadaan sosial masyarakat menengah ke bawah di Indonesia. Gambar di atas hanya mewakili sebagian kecil dari masalah-masalah yang dihadapi rakyat Indonesia, terutama masalah Ekonomi. Banyak sekali masyarakat kecil di Indonesia yang berpenghasilan rendah dan kehidupan sosialnya pun dibawah rata-rata, namun hidup mereka masih saja banyak yang ditekan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah, yang membuat hidup mereka lebih susah lagi. Bisa dilihat dari gambar yang di sebelah kiri, seorang petani dengan anaknya. Petani tersebut berkata “Maafin Abah lek, lahan kita digusur. Katanya buat proyek bijih besi gitu deh…Abah dah gak tahan!”. Lahan dari sang petani digusur oleh pemerintah. Bayangkan saja, penghasilan utama dari seorang petani digusur, sedangkan dia harus memenuhi kebutuhan hidup anak, istri dan dirinya sendiri, lalu dengan apa petani tersebut bisa mencari nafkah kalau lahannya digusur?? Bahkan digambarkan, petani tersebut sudah tidak tahan menghadapi hidupnya dan ingin mengakhiri hidupnya dengan menodongkan pistol ke kepalanya sendiri. Apalagi anak di sebelah petani itu terus menerus menangis karena ingin minum susu, tapi apa daya, ayahnya sudah tidak sanggup membiayai hidup anaknya. Memang pada setiap penggusuran lahan ada ganti rugi berupa uang dari pemerintah, namun nominal nya tidak setimpal dengan apa yang diambil, sehingga untuk membuka lahan baru pun tidak cukup modalnya.

Beda lagi dengan gambar yang di sebelah kanan, seorang ibu berkata kepada anaknya “Maafin Emak nduk, kita dipaksa pake elpiji gitu deh…tapi, harganya beraatt…Emak udah gak kkuuuuaaatttt!!!”. Memang program pemerintah untuk mengalihkan penggunaan minyak tanah menjadi menggunakan Gas Elpiji adalah program yang bagus, selain penggunaan nya lebih aman, penggunaannya pun relatif lebih hemat. Namun makin lama harga elpijinya pun naik terus menerus, membuat warga yang sudah menggunakan elpiji pun merasa terdesak. Digambar kan diatas, ibu itu berusaha menggendong tabung gas elpiji 12kg, namun lama kelamaan dia sudah tidak kuat lagi, sedangkan anaknya merongrong terus ibunya, karena sang anak lapar dan minta makan.

Dan yang terakhir adalah seorang anak muda yang terkurung di dalam sebuah botol, anak muda ini berusaha untuk berteriak dan melakukan sesuatu, namun dia tidak bisa berbuat banyak karena dia terkurung dalam botol. Gambar ini menggambarkan tentang orang-orang yang banyak ingin mengeluhkan keadaan ekonomi dan sosial para masyarakat kecil yang kehidupannya di bawah rata-rata. Seperti petani dan ibu pada gambar di atas. Namun memang pemerintah adalah tetap penguasanya, banyak mahasiswa, lembaga-lembaga LSM, organisasi-organisasi sosial yang demo ke pemerintah, berusaha menyuarakan suara rakyat kecil, namun tetap saja, hal-hal itu hanya dianggap angin lalu oleh pemerintah, tidak ada tindakan yang terlihat signifikan dalam memperbaiki kehidupan ekonomi masyarakat kecil. Entah bagaimana yang akan terjadi kehidupan masyarakat Indonesia ke depannya nanti. Tapi yang jelas hingga saat ini, Yang Kaya Semakin Kaya, Yang Miskin Semakin Miskin.

GBU

Senin, 22 Februari 2010

FACEBOOK




Beberapa bulan belakang ini situs-situs jejaring sosial sangat marak sekali di Indonesia, diantaranya adalah Facebook dan Twitter. Tidak hanya remaja dan dewasa yang menikmati dan menggunakan situs jejaring sosial ini, tapi anak-anak dan orang yang sudah cukup berumur pun masih gemar menikmati situs ini. Sebenarnya tujuan dari pembuatan situs jejaring sosial seperti Facebook merupakan ajang untuk mencari teman sebanyak-banyaknya dan bergaul seluas-luasnya. Namun banyak saja yang menggunakan situs jejaring sosial ini untuk hal-hal yang negatif.
Hal yang sangat mengagetkan adalah beberapa hari yang lalu saya lihat di media televisi, ada seorang pria yang ditangkap oleh kepolisian Malang, karena kedapatan menggunakan Facebook nya sebagai media untuk memasarkan / menjual PSK (Pekerja Seks Komersial) kepada para fans nya di dalam Facebook. Tidak hanya puluhan, namun ratusan PSK dipajang di dalam Facebook pria ini. Dan untung yang didapat pun tidak sedikit, 1 PSK yang disewa oleh pelangganya, pria ini bisa meraup untung Rp. 300.000,- hingga Rp. 1.000.000,- per orangnya, tergantung harga sewa PSK ini.
Kejadian di atas hanya sebagian kecil dari orang-orang yang menggunakan Facebook sebagai media untuk melakukan hal-hal yang negatif. Kita juga bisa lihat akhir-akhir ini di media massa, ada beberapa orang wanita remaja yang kedapatan hilang dari rumahnya. Alasannya karena ingin bertemu dengan pria yang dikenalnya di dalam Facebook, namun hingga beberapa hari mereka tidak pulang dan orang tua nya pun harus melapor ke polisi, karena anak mereka tak kunjung pulang.
Banyak yang menggunakan Facebook sebagai media yang negatif, hingga banyak orang yang mengecam adanya Facebook. Namun setiap hal pasti mempunyai sisi positif dan negatif. Tidak sedikit juga yang menggunakan Facebook sebagai media yang positif. Banyak dari teman-teman saya yang menggunakan situs jejaring sosial ini untuk berjualan atau menjual barang-barang yang mereka pasarkan. Peminat dari barang-barang yang dijual pun tidak sedikit, disamping harga yang dijual murah, kualitasnya pun tidak kalah dengan barang-barang yang ada di pasaran. Dengan menggunakan Facebook ini sebagai media untuk berjualan, untung yang mereka dapat pun lumayan, dalam sebulan mereka bisa meraup untung bersih Rp. 1.000.000,- hingga Rp. 5.000.000,- per bulannya.
Itulah sebagian kecil hal-hal postif & negatif dari menggunakan situs jejaring social seperti Facebook. Sebenarnya masih banyak hal-hal positf lain yang bisa kita kerjakan di dalam Facebook, seperti main Game, mencari teman-teman lama dan teman baru, cari pacar, berbagi ilmu pengetahuan, dll. Hal-hal itu bisa kita manfaatkan jika kita mempunyai pikiran yang positif, namun jika anda mempunyai pikiran yang negatif, maka terjadilah hal yang negatif di dalam Facebook anda.
Berikut saya tampilkan beberapa teman-teman saya yang menggunkan media Facebook sebagai media yang positif untuk memasarkan barang-barang dagangan mereka.

God Bless You All

Rabu, 21 Oktober 2009

Peranan Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah atau akademik menuntut kecermatan dalam penalaran dan bahasa.
Dalam hal bahasa, karya tulis semacam itu (termasuk laporan penelitian) harus
memenuhi ragam bahasa standar (formal) atau terpelajar dan bukan bahasa informal
atau pergaulan. Sugono (1997) membagi ragam bahasa atas dasar media/sarana, penutur,
dan pokok persoalan. Atas dasar media, ragam bahasa terdiri atas ragam bahasa lisan dan
tulis. Atas dasar penuturnya, terdapat beberapa ragam yaitu dialek, terpelajar, resmi, dan
takresmi. Dari segi pokok persoalan, ada berbagai ragam antara lain ilmu, hukum, niaga,
jurnalistik, dan sastra.
Ragam bahasa karya tulis ilmiah/akademik hendaknya mengikuti ragam bahasa yang
penuturnya adalah terpelajar dalam bidang ilmu tertentu. Ragam bahasa ini mengikuti
kaidah bahasa baku untuk menghindari ketaksaan atau ambiguitas makna karena karya
tulis ilmiah tidak terikat oleh waktu. Dengan demikian, ragam bahasa karya tulis ilmiah
sedapat-dapatnya tidak mengandung bahasa yang sifatnya kontekstual seperti ragam
bahasa jurnalistik. Tujuannya adalah agar karya tersebut dapat tetap dipahami oleh pem-
baca yang tidak berada dalam situasi atau konteks saat karya tersebut diterbitkan.
Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang sifatnya abstrak atau konseptual yang
sulit dicari alat peraga atau analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan
hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa dan kosakata yang canggih. Ciri-ciri bahasa
keilmuan adalah kemampuannya untuk membedakan gagasan atau pengertian yang
memang berbeda dan strukturnya yang baku dan cermat. Dengan karakteristik ini, suatu
gagasan dapat terungkap dengan cermat tanpa kesalahan makna bagi penerimanya.
Suharsono (2001) menyebutkan beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam karya
tulis ilmiah berupa penelitian yaitu:
•Bermakna isinya
• Jelas uraiannya
•Berkesatuan yang bulat
• Singkat dan padat
•Memenuhi kaidah kebahasaan
• Memenuhi kaidah penulisan dan format karya ilmiah
• Komunikatif secara ilmiah
Aspek komunikatif (keefektifan) hendaknya dicapai pada tingkat kecanggihan yang
diharapkan dalam komunikasi ilmiah. Oleh karena itu, karya ilmiah tidak selayaknya
membatasi diri untuk menggunakan bahasa (struktur kalimat dan istilah) popular
khususnya untuk komunikasi antarilmuwan. Karena makna simbol bahasa harus diarti-
kan atas dasar kaidah baku, karya ilmiah tidak harus mengikuti apa yang nyatanya
digunakan atau popular dengan mengorbankan makna yang seharusnya. Bahasa keil-
muan tidak selayaknya mengikuti kesalahkaprahan.

(Sumber : Blog Suwardjono)
inparametric.com/bhinablog/download/Bahasa1W.pdf (Karya Ilmiah)

Sabtu, 10 Oktober 2009

Perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi dari Republik Indonesia yang disahkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada dasarnya bahasa Indonesia merupakan bahasa yang secara struktur dan pengucapannya merupakan bahasa Melayu. Bahkan hingga saat ini masih banyak kata-kata dari bahasa Indonesia yang menyerupai sama persis huruf dan pelafalannya, namun artinya berbeda. Contohnya kata “kereta”, pada bahasa Indonesia artinya adalah kendaraan yang biasanya berjalan di atas rel, atau biasa juga kita sebut lokomotif. Namun pada bahasa Melayu kereta merupakan kendaraan roda empat atau yang biasa kita sebut “mobil”. Namun seiring berjalan nya waktu, bahasa Indonesia semakin berkembang kosakatanya, baik dari penyerapan bahasa daerah dan penyerapan dari bahasa asing. Bahasa Indonesia juga sudah mengalami proses yang kita kenal dengan EYD (Ejaaan Yang Disempurnakan), dimana kalau sebelum EYD kita menuliskan kata “yang” menjadi “jang”, “yaitu” menjadi “jaitoe”, dan masih banyak contoh lainnya.

Banyak juga kosakata bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa asing, sebagai contoh seperti kata “aktivitas” yang diambil dari kata “activity”, lalu “kualitas” yang diambil dari kata “quality”, dan masih banyak lainnya. Bisa dibilang perkembangan bahasa di Indonesia cukup pesat, karena kalau kita jumpai kamus-kamus bahasa Indonesia di berbagai toko buku, jumlah kosakatanya dan isinya bisa berbeda-beda, dan biasanya kalau semakin baru terbitan buku tersebut, maka jumlah kosakatanya semakin banyak, dibandingkan dengan terbitan tahun-tahun sebelumnya.